//
you're reading...
Syarah Riyadhush Shalihin

Hadits No. 43 & 44


HADITS No. 43 SANADNYA DHO’IF

HADITS No. 44

Dari Anas , katanya: “Abu Thalhah itu mempunyai seorang putera yang sedang menderita sakit. Abu Thalhah keluar pergi – menghadap Nabi, kemudian anaknya itu dicabutlah rohnya – yakni meninggal dunia. Ketika Abu Thalhah kembali -waktu itu ia sedang berpuasa, ia berkata: “Bagaimanakah keadaan anakku?” Ummu Sulaim, iaitu ibu anak tersebut – jadi isterinya Abu Thalhah – menjawab: “Ia dalam keadaan yang setenang-tenangnya.” Isterinya itu lalu menyiapkan makanan malam untuknya kemudian Abu Thalhah pun makan malamlah, selanjutnya ia menyetubuhi isterinya itu. Setelah selesai, Ummu Sulaim berkata: “Makamkanlah anak itu.” Setelah menjelang pagi harinya Abu Thalhah mendatangi Rasulullah, lalu memberitahukan hal tersebut – kematiannya anaknya yang ia baru mengerti setelah selesai tidur bersama isterinya. Kemudian Nabi bersabda: “Adakah engkau berdua bersetubuh tadi malam?” Abu Thalhah menjawab: “Ya.” Beliau lalu bersabda pula: “Ya Allah, berikanlah keberkahan pada kedua orang ini -yakni Abu Thalhah dan isterinya. Selanjutnya Ummu Sulaim itu melahirkan seorang anak lelaki lagi. Abu Thalhah lalu berkata padaku – aku di sini ialah Anas r.a. yang meriwayatkan Hadis ini: “Bawalah ia sehingga engkau datang di tempat Nabi dan besertanya kirimkanlah beberapa biji buah kurma. Nabi  bersabda: “Adakah besertanya sesuatu benda?” Ia -Anas- menjawab: “Ya. ada beberapa biji buah kurma.” Buah kurma itu diambil oleh Nabi lalu dikunyahnya kemudian diambillah dari mulutnya, selanjutnya dimasukkanlah dalam mulut anak tersebut. Setelah itu digosokkan di langit-langit mulutnya dan memberinya nama Abdullah.”

PENGESAHAN HADITS

Diriwayatkan oleh Bukhori [III/269-Fath], Muslim [2144][23].

KANDUNGAN HADITS

1. Diperintahkan bagi para istri agar berhias untuk suaminya dan memperlihatkannya untuk memancing gairah seksual suaminya.

2. Diperintahkan kepada istri agar melakukan segala sesuatu untuk kepentingan suaminya dan berbakti kepadanya.

3. Dibolehkan menggunakan kata-kata sindiran/kiasan jika memang dibutuhkan.

4. Barangsiapa yang meninggalkan kehilangan sesuatu karena Alloh maka Alloh akan menggantikannya dengan yang lebih baik darinya.

5. Dianjurkan dari orang yang terkena musibah untuk menghibur ketika tertimpa musibah.

About Abu Fathan As Salafy

Anak Yang Tampan

Discussion

One thought on “Hadits No. 43 & 44

  1. Jazakallah khairon..

    Posted by Ahmad | 22 October 2010, 6:34 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: